Translator/terjemahan

Sabtu, 31 Januari 2009

Keajaiban Negeri Para Nabi (Jalur Gaza)


Saat Israel memulai kembali pembantaian di jalur Gaza sebulan yang silam, perasaan sedih dan tidak berdaya langsung meneror batinku. Akh… inikah negeri para nabi di mana hampir semua Pesuruh2 Tuhan terlahir di negeri ini. tapi….. sebegitu tidak berdayanyakah penduduknya menghadapi Keangkuhan Israel ?, Apa Negeri ini sudah kehilangan keajaibannya?. Keraguanku makin menjadi ketika liga Arab juga tak mampu mengambil langkah-langkah tegas sebagaimana halnya dengan PBB yang hanya menjadi Kendaraan Israel.
Tapi kemudian …..prasangkaku tentang Gaza Strip sedikit terbantahkan ketika melihat kemajuan kota gaza di layar TV, Melihat bangunan bangunanya yang megah ada perasaan takjub, negeri yang katanya adalah sebuah penjara besar ternyata mampu melakukan pembangunan yang sedemikian pesatnya. Maksud Israel untuk membunuh rakyat dan ekonomi Gaza secara perlahan dengan memblokir semua akses masuk dan keluar dari kota ini ternyata sama sekali gagal, pantas saja kalau Israel kemudian menjadi gelap mata.

Lalu Kekagumanku pada kota ini berlanjut ketika TV One mewawacarai salah seorang juru bicara Hamas.Menurutnya banyak fenomena Aneh di kota Gaza yang tidak di miliki oleh kota lain di negeri negeri Arab . Diantaranya adalah para ibu di gaza yang Subur subur, sehingga seorang ibu biasanya memiliki 10 sampai 15 orang anak. Dalam sebulan ini misalnya Zionis memang berhasil membantai sekitar 1300 jiwa di Gaza, Tapi ternyata bayi yang lahir di bulan itu juga sekitar tiga ribuan lebih. dengan demikian rasanya mustahil bagi israel untuk memusnahkan militan Palestina, mati satu tumbuh seribu.
Hal aneh lainnya adalah adanya Terowongan2 bawah tanah yang jumlahnya sangat banyak, Terowongan inipun kabarnya sudah ada sejak ribuan tahun lalu, sehingga kalaupun di hancurkan, sangat mudah bagi orang palestina untuk menggali kembali dan membelokkkan ke arah lain. keajaiban tidak cukup sampai di situ tanah gaza yang kelihatannya tandus,ternyata sangat subur sehingga Rakyatnya tidak pernah kekurangan bahan pangan dan buah buahan.
Keajaiban kota Gaza sebenarnya tidak pernah berkurang sedikitpun, dari zaman ke zaman, Tuhan memelihara kota ini dengan cara caranya sendiri, dan rasanya kita tidak perlu sanksi untuk mendukung Rakyat Palestina untuk mencapai kedaulatannnya.
Beberapa hari lalu Hamas yang selama ini di "Takuti" oleh liga Arab sendiri, ternyata melakukan satu langkah besar , yaitu memberikan sumbangan sebesar 40 juta kepada setiap orang yang terkena serangan Israel. Ajaib memang, selagi seluruh dunia dan liga Arab masih sibuk sendiri memperdebatkan kepada siapa bantuan mereka akan di serahkan, kepada Fatah yang korup, atau kepada Hamas yang bergaris keras, Hamas justru membuktikan dirinya sebagai sebuah partai yang mandiri yang mampu melakukan langkah langkah konkret demi kemajuan rakyatnya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar